Assalamualaikuam teman-teman seperjuangan PPG
Pada hari ini saya akan berbagi pengalaman dalam menyusunan LK 1.3 Menyusun Best Practices, tentunya kita banyak mengalami kesulitan dalam menyusun LK 1.3 ini. Maka teman-teman bisa melihat dan menjadikan contoh ini sebagai referensi teman-teman dalam menyusun tugas tersebut.
Semoga referensi ini bermanfaat bagi teman-teman semua.
Dibawah ini merupakan contoh LK 1.3 pengalaman saya dalam mengikuti PPG PGPAUD Tahun 2022 :
LK 3.1 Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan,
Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait
Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran
|
Lokasi
|
Paud Pembina Kec. Rawas Ulu |
|
Lingkup
Pendidikan |
Taman Kanak-kanak (TK) |
|
Tujuan
yang ingin dicapai |
Meningkatkan Kreativitas anak dalam belajar |
|
Penulis
|
Riza Juniarsih, S.Pd. |
|
Tanggal
|
07 Desember 2022 |
|
Situasi: Kondisi
yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk
dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini. |
Paud Pembina Kec. Rawas Ulu merupakan sekolah Negeri
yang berada di Desa Remban Kec. Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara. Mayoritas pekerjaan masyarakat adalah petani karet
sehingga orang tua sibuk dengan pekerjaan mereka dan menyebabkan orang tua
kurang memperhatikan anak. Faktor guru juga menjadi kendala guna keberhasilan belajar siswa:
Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan? Praktik pembelajaran ini menurut saya penting untuk
dibagikan karena bisa membantu teman-teman satu profesi guru yang lainnya
yang memiliki masalah yang sama, agar bisa mengatasi yang dialami oleh mereka
dan jadi bahan referensi. Apa yang menjadi peran dan tanggungjawab anda dalam
praktik ini? Peran saya dalam praktik PPL ini saya memilih media
pembelajaran yang menarik untuk anak dan saya juga bertanggunga jawab penuh
untuk mengatasi masalah yang dialami anak. Saya akan melakukan pengecekkan
dan uji coba agar kendala yang akan dihadapi saat PPL. |
|
Tantangan : Apa
saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang
terlibat, |
Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai
tujuan tersebut? 1. Pembelajaran masih berpusat pada guru. Sebelum kegiatan PPL
pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga anak-anak merasa bosan dan
tidak aktif dengan pembelajaran yang diberikan oleh guru. 2. Guru belum menggunakan model pembelajran yang
inovatif Pembelajaran menjadi
monoton dan cendurung anak tidak aktif sehingga pembelajaran anak bersikap
pasif. 3. Guru tidak memanfaatkan teknologi secara maksimal
(penerapan TPACK) Ketika mengajar guru tidak
memanfaatkan teknologi secara maksimal. Pada abad 21 ini guru sangat dituntut
untuk menggunakan teknologi untuk menunjang perkembangan zaman. 4. Guru belum menggunakan media pembelajaran yang
menarik. Guru dituntut untuk kreatif
dalam membuat atau menyediakan media pembelajaran yang menarik bagi anak,
agar perhatian mereka fokus ke pembelajaran yang akan diberikan kepada anak. Siapa saja yang terlibat? Semua orang tua, guru dan Kepala Sekolah. Orang tua harus mendukung kegiatan anak selama
kegiatan PPL karena anak-anak akan membawa alat dan bahan untuk kegiatan
disekolah selama PPL. Pihak Kepala Sekolah harus mendukung untuk mengatasi
tantangan tersebut dengan menyediakan sarana dan prasarana selama kegiatan
PPL berlangsung. Guru berperan sebagai fasilitator bagi peserta didik. |
|
Aksi : Langkah-langkah
apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang
digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber
daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini |
Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh guru
sesuai tangangan yang dihadapi: 1.
Pemilihan
dan penggunaaan media pembelajaran Media pembelajaran
merupakan salah satu keberhasilan belajar anak. Media yang saya gunakan
adalah media audio visual. Media ini berupa video pembelajaran untuk
menyampaikan materi pembelajran kepada anak. 2. Model pembelajaran Model Pembelajaran PjBL
(Project Based Learning) Langkah-langkahnya: Ø
Pertanyaan
Mendasar Tahap ini anak-anak
mengamati video pembelajaran yang ditayangkan oleh guru, kemudian guru
memberikan pertanyaan kepada anak bagaimana cara merawat ikan di aquarium?
Lalu anak menjawab pertanyaan guru. Ø
Mendesain
Perencanaan Produk Guru membagi anak dalam 3
kelompok Ø
Menyusun
Jadwal Pembuatan Guru dan anak membuat
kesepakatan tentang jadwal pembuatan aquarium Ø
Memonitoring
Perkembangan Proyek Setiap kelompok bekerjasama membuat akuarium dan isi akuarium.
Sementara anak mengerjakan tugas kelompok, guru berkeliling mengamati,
menilai perkembangan anak dan membimbing kelompok yang memerlukan. Ø
Menguji
Hasil Setiap kelompok menyajikan hasil karyanya secara bergiliran, sementara
kelompok lain memperatikan dan diberi kesempatan untuk bertanya atau
menanggapi hasil kerja temanya Setiap kelompok diberi penguatan oleh guru baik lisan maupun gestural dan pemberian
hadiah bagi semua kelompok yang
bekerja dengan kompak. Ø
Evaluasi
Pengalaman Belajar Anak dibawah bimbinga guru merefleksi kesimpulan hasil pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan : a. Apa yang sudah dipelajari
hari ini ? b. Kegiatan mana yang paling
kalian sukai dari pembelajaran hari ini ? c. Apa yang belum kalian pahami
dari kegiatan yang dipelajari hari ini (Mengkomunikasikan) Anak diajak untuk mengungkapkan perasaan dan
pengalaman selama melakukan dan menyelesaikan tugas proyeknya. 3.
Memilih
dan menerapkan metode pembelajan yang variatif Pemilihan metode
pembelajaran yang tepat menjadi penunjang keberhasilan dalam mencapai tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai oleh guru. Adapun metode yang dipilih adalah : Demontrasi,
ceramah, dan tanya jawab. Siapa saja yang terlibat? Pihak yang terlibat adalah kepala sekolah, dosen
pembimbing, dosen pamong, rekan guru, peserta didik dan orang tua. Kepala sekolah, dosen pembimbing, guru pamong
terlibat sebagai penilai di aksi PPL. Rekan guru terlibat dalam perencanaan dan
pelaksanakan aksi PPL disekolah. Peserta didik terlibat dikegiatan PPL ini dalam
proses pembelajaran. Dan orang tua telibata karena untuk mendukung proses
pembelajaran, orang tua ikut menyediakan alat dan bahan untuk belajar
disekolah. Sumber dan materi yang diperlukan untuk melaksanakan
strategi adalah: Ø
Sumber
: LCD, Leptop, Sound System, Hp, Tongsis, bahan bekas Ø Materi :
Video dan LKPD |
|
Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana
dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya
efektif? Atau tidak efektif? Mengapa?
Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang
menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan?
Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut |
Bagaimana dampak dari aksi dari langkah-langkah yang
dilakukan? Dampak dari penggunaan media pembelajaran audio
visual, penerapan model pembelajran Pjbl, metode demonstrasi, ceramah dan
tanya jawab, yaitu : 1. Anak sangat antusias mengikuti proses pembelajaran
yang dilakukan dengan media pembelajaran audio visual, anak terlihat aktif
dan sangat bersemangat menonton. 2. Model pembelajaran Pjbl dapat meningkatkan
kreatifitas anak karena anak bekerjama dalam mengerjakan tugas kelompok dan
anak dibebaskan untuk menghiasi aquarium. Apakah hasilnya efektif? Aksi 4 yang telah saya lakukan hasilnya sangat
efektif karena dapat meningkatkan kreatifitas anak dan anak dapat saling
bekerjasama dengan baik untuk membuat aquarium. Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi
yang dilakukan? Ø Respon dari Kepala Sekolah sangat mendukung karena
dengan media pembelajaran dan metode pembelajaran dapat meningkatkan
kreativitas anak proses pembelajaran. Ø Respon dari orang tua juga sangat baik karena
melihat anaknya ada peningkatan dalam belajarnya. Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau
ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Faktor keberhasilan adalah anak-anak mendapat
pengalaman langsung dalam membuat aquarium sehingga mereka bisa mempraktekkan
dirumah. Faktor ketidakberhasilan adalah guru harus lebih
memotivasi siswa agar mereka bisa bekerjasama dengan baik sebagai tim
kelompok agar menjadi kelompok yang kompak. Pembelajaran yang dapat diambil :
|

Komentar
Posting Komentar